<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>MT Al Asyjaar Fahutan IPB</title>
	<atom:link href="http://alasyjaaripb.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alasyjaaripb.wordpress.com</link>
	<description>Wahana Rimbawan Muslim Bertaqwa dan berkarya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Aug 2011 22:06:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='alasyjaaripb.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>MT Al Asyjaar Fahutan IPB</title>
		<link>http://alasyjaaripb.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://alasyjaaripb.wordpress.com/osd.xml" title="MT Al Asyjaar Fahutan IPB" />
	<atom:link rel='hub' href='http://alasyjaaripb.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Lomba Menulis Puisi Islami &amp; Training Inspiring Love</title>
		<link>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2010/02/11/lomba-menulis-puisi-islami-training-inspiring-love/</link>
		<comments>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2010/02/11/lomba-menulis-puisi-islami-training-inspiring-love/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2010 05:15:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alasyjaaripb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alasyjaaripb.wordpress.com/?p=455</guid>
		<description><![CDATA[Memasuki Februari, nuansa cinta mulai bertebaran di mana-mana seperti di mall, supermarket, juga media massa, baik media cetak maupun elektronik turut menebarkan kemeriahan menyambut hari yang diperingati tanggal 14 Februari ini. Ya, Valentine’s Day atau disingkat V-Day yang telah menjadi trend terutama bagi kaum muda, bulan ini merupakan bulan untuk mencurahkan kasih sayang dan cinta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alasyjaaripb.wordpress.com&amp;blog=3280473&amp;post=455&amp;subd=alasyjaaripb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://almarjan.files.wordpress.com/2010/02/lomba-puisi-al-marjan-fix.jpg"><img class="aligncenter" title="lomba" src="http://almarjan.files.wordpress.com/2010/02/lomba-puisi-al-marjan-fix.jpg?w=656&#038;h=926" alt="" width="656" height="926" /></a></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:justify;">Memasuki Februari, nuansa cinta mulai bertebaran di mana-mana seperti di mall, supermarket, juga media massa, baik media cetak maupun elektronik turut menebarkan kemeriahan menyambut hari yang diperingati tanggal 14 Februari ini. Ya, Valentine’s Day atau disingkat V-Day yang telah menjadi trend terutama bagi kaum muda, bulan ini merupakan bulan untuk mencurahkan kasih sayang dan cinta kepada seseorang yang memang dianggap istimewa. Tak bisa dipungkiri, bahwa cinta saat ini hanya diwujudkan kepada seseorang saja dengan cara yang salah. Bahkan, cinta saat ini mulai disalah artikan, cinta dimaknai sebatas pemenuhan rasa terhadap seseorang.  Tentu pandangan ini sangat berbeda dengan pandangan Islam. Dalam Islam, Jelas bahwa perayaan hari valentine tidak ada dasarnya.Berdasarkan fakta  sejarah Valentine’s Day adalah budaya kafir barat, yang justru menjadikan pergaulan pria dan wanita semakin buruk. Bagaimana tidak, bila di hari itu kemaksiatan seolah dilegalkan, yang katanya cinta, diidentifikasi dengan nafsu pergaulan bebas seperti pacaran. Sungguh miris, Indonesia yang mayoritas penduduknya Islam mudah dicekoki  oleh pemikiran-pemikiran budaya barat yang menyesatkan. Sasaran empuk dari program pembaratan melalui valentin day ini yaitu generasi muda (mahasiswa atau remaja). Mereka tidak lagi menampakkan intelegensinya sebagai generasi cerdas yang kritis, justru dengan bangga lancar menggalakkan momen ini. Mayoritas remaja/mahasiswa  saat ini lepas dari pedomannya Alqur’an, justru yang ada membebek pada gaya hidup hedonis yang diajarkan barat sehingga muncullah generasi-generasi sekuler yang kurang peduli terhadap kondisi umat.<span id="more-455"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Mahasiswa yang berjiwa muda penuh warna dan cinta, agar tidak salah jalan menyalurkan hasrat cintanya, maka mahasiswa perlu tahu makna cinta dan bagaimana meraih cinta hakiki. Cinta itu harus dikatakan dan harus diekspresikan. Cinta juga tidak terbatas pada keluarga kita atau orang-orang yang kita sayangi. Tapi lebih dari itu, cinta kepada Islam dan kaum Muslimin.</p>
<p style="text-align:justify;">Inilah cinta yang sebenarnya cinta. Yaitu cinta kepada sesuatu yang akan membawa manfaat dan kebaikan bagi banyak orang. Saat ini sangat diperlukan ekspresi cinta dari seorang intelektual sejati yang mendedikasikan dirinya demi kemajuan bangsa dan negerinya. Karena masyarakat sangat membutuhkan peran intelektual yang terbilang masih sangat minim di negeri ini. Ahli perikanan, ahli terumbu karang, pengusaha hasil perikanan, ahli pertanian, ahli peternakan, ahli kehutanan, ahli pangan-gizi dan berbagai keprofesian lainnya masih melambai membutuhkan sentuhan tangan mahasiswa.</p>
<p style="text-align:justify;">Oleh karena itu, penting rasanya untuk mengadakan sebuah kegiatan yang mampu memberikan gambaran bagaimana mewujudkan cinta kepada masyarakat dan kepada ilmu pengetahuan bagi seorang intelektual. Untuk itu Majelis Ta’lim Almarjan bekerjasama dengan BKIM IPB, MT Al Fath Fateta, MT Al Asyjaar Fahutan, MT El-Sifa dan Komunitas Gaul Sehat akan mengadakan lomba menulis puisi Islami dan Training Inspiring Love  untuk menumbuhkan kesadaran akan cinta hakiki, memberi pemahaman kepada mahasiswa untuk meninggalkan cinta yang semu dan meniti jalan menuju cinta kepada Allah serta menumbuhkan kecintaan kepada ilmu pengetahuan dan semangat mengabdikan diri untuk masyarakat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alasyjaaripb.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alasyjaaripb.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alasyjaaripb.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alasyjaaripb.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alasyjaaripb.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alasyjaaripb.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alasyjaaripb.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alasyjaaripb.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alasyjaaripb.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alasyjaaripb.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alasyjaaripb.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alasyjaaripb.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alasyjaaripb.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alasyjaaripb.wordpress.com/455/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alasyjaaripb.wordpress.com&amp;blog=3280473&amp;post=455&amp;subd=alasyjaaripb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2010/02/11/lomba-menulis-puisi-islami-training-inspiring-love/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d6f466c5c8ca73de0b5a87ef1f522537?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">al asyjaar ipb</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://almarjan.files.wordpress.com/2010/02/lomba-puisi-al-marjan-fix.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lomba</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEJEJAK LANGKAH MENUJU FAHUTAN ISLAMI</title>
		<link>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2010/02/11/sejejak-langkah-menuju-fahutan-islami/</link>
		<comments>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2010/02/11/sejejak-langkah-menuju-fahutan-islami/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2010 04:45:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alasyjaaripb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Editorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alasyjaaripb.wordpress.com/?p=436</guid>
		<description><![CDATA[Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu Segala puji syukur marilah kita panjatkan kepada Rabb kita Allah SWT yang maha Adil lagi maha Perkasa yang telah melimpahkan berbagai nikmat hidup, berupa nikmat iman,  dan nikmat kesehatan, serta masih banyak lainnya yang mustahil kita hitung, walaupun seluruh air di lautan di jadikan tintanya  dan pohon di bumi di jadikan penanya.Shalawat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alasyjaaripb.wordpress.com&amp;blog=3280473&amp;post=436&amp;subd=alasyjaaripb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu</p>
<p>Segala puji syukur marilah kita panjatkan kepada Rabb kita Allah SWT yang maha Adil lagi maha Perkasa yang telah melimpahkan berbagai nikmat hidup, berupa nikmat iman,  dan nikmat kesehatan, serta masih banyak lainnya yang mustahil kita hitung, walaupun seluruh air di lautan di jadikan tintanya  dan pohon di bumi di jadikan penanya.Shalawat serta salam kita juga haturkan kepada Rasulullah Muhammad SAW yang telah mengorbankan harta dan nyawanya demi tegaknya Dinul Islam di dunia ini.</p>
<p>Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah, akhirnya Al Asyjaar dapat diberikan kemudahan dari Allah SWT untuk terus menyampaikan islam di Fakultas kehutanan dan IPB  umumnya. Ada dua hal yang mendasari kemudahan tersebut, yaitu terpilihnya Al asyjaar menjadi lembaga BSO (Badan Semi Otonom) di Fakultas Kehutanan dan terpilihnya ketua umum baru untuk kepengurusan 2009-2010. Tentunya dua hal tersebut menjadikan Al Asyjaar beberapa langkah lebih maju dalam menuju Fahutan Islami<span id="more-436"></span></p>
<p>Sesuai dengan motto sekaligus visi yang diberikan Al Asyjaar yaitu “Sebagai Wahana Rimbawan Muslim Bertakwa dan Berkarya”, Al asyjaar memiliki tujuan yang mulia yaitu membentuk Rimbawan Muslim yang berdedikasi tinggi, kreatif, dinamis, dan taat pada syariat islam. Hal ini menjadikan Al Asyjaar memiliki posisi penting dalam mewujudkan konsepsi keislaman di Fakultas Kehutanan., sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Ali Imran ayat 104</p>
<p>Artinya :    “&#8230; dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma&#8217;ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. (Q.S Ali Imran : 104)</p>
<p>Hal ini lah yang menjadikan saya termotivasi untuk menjadi Ketua Umum Al Asyjaar 2009-2010, karena aktifitas dakwah yang Al Asyjaar lakukan merupakan aktifitas mulia yang hanya surga balasannya bagi orang-orang yang ikhlas menjalankannya. Sebagaimana jual beli yang di lakukan kita kepada Allah swt dalam aktivitas menyeru ke jalan Allah SWT</p>
<p>Artinya: “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan Itulah kemenangan yang besar. (Q.S At Taubah : 111)</p>
<p>Inilah aktivitas yang besar yang Allah telah janjikan surga di dalammya, Yang ketika kita semua bergabung didalammya terdapat keuntungan yang sangat besar dan hanya orang-orang yang bodoh saja yang tidak mau ikut dalam transaksi jual beli ini, sebagaimana halnnya analogi keuntungan dari aktivitas jual beli dan bukan hanya keuntungan duniawi saja yang kita dapatkan tetapi juga keuntungan akhirat kelak amin Insya-Allah</p>
<p>Haruslah kita pahami bersama bahwasanya kehidupan di dunia ini adalah sementara dan Allah SWT telah menurunkan Al Qur’an. Sebagaimana Rasulullah berkata berpegang teguhlah pada Al Qur’an dan Al Hadist niscaya kita tidak akan pernah tersesat. Hanya dua hal itulah yang akan menghantarkan kita pada kehidupan yang mulia dan hanya dengan kedua hal itulah semua permasalahan kita dapat terpecahkan. Kini saatnya kita buang jauh-jauh pemikiran-pemikiran iblis laknat sekurisme, liberalisme, dan pluralisme agama. Yang muncul dari pemikiran kapitalisme dan sosialisme. Dan fakta telah membuktikan pemikiran iblis tersebut telah rusak dari akarnya sejak zaman pembentukannya. Dan harus kita sadari bahwa pemikiran iblis yang telah merasuki setiap benak kaum muslimin itu lah yang menyebabkan selama ini telah memisahkan diri, masyarakat, negara kita dari dua kitab pokok kaum muslimin dari kehidupannya</p>
<p>Fakta telah membuktikan, ketika Islam tiada lagi dijadikan standar dalam kehidupan maka kerusakan dunia akan terjadi. Pada zaman ini orang miskin semakin bertambah menurut data BPS TAHUN 2009 dengan standar $ 1 dolar/hari/orang maka penduduk miskin Indonesia mencapai 34,9 juta penduduk bahkan menurut standar world bank yaitu $ 2 Dolar/hari/orang maka penduduk miskin di Indonesia mencapai 109 juta orang atau 47 persen dari seluruh penduduk Indonesia. Belum persoalan kekayaan alam negeri kita minyak bumi, gas, batu  bara, hutan, dan lain-lain  yang telah dikeruk habis-habisan dengan hampir 70 persen miyak bumi dan 80 persen gas alam dikuasai asing. Belum lagi Sistem hukum kita terbukti bobrok dan tak mampu membuat pelaku maksiat jera dengan yang telah dilakukannya. Banyak lagi fakta  kebobrokan yang terjadi di Indonesia yang mungkin tak akan muat dalam beberapa lembar kertas ini.</p>
<p>Padahal Islam semenjak 14 abad silam telah memberikan solusi dari seluruh persoalan kehidupan yang faktanya telah memberikan kesejahtraan bagi seluruh manusia. Permasalahnya apakah kini kita sadar bahwasanya Islam sebagai sebuah solusi ideologi telah di jauhkan dari kaum muslimin. Allah berfirman dalam surat An Nur ayat 96:</p>
<p>Artinya:  Jikalau Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, Maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (Q.S An Nur : 96)</p>
<p>Hanya karena konsekuensi keimanan kita sebagai muslim, bahwa mewujudkan fakultas kehutanan yang islami merupakan kewajiban dari setiap  individu muslim. Saya sebagai Ketua Umum Al Asyjaar mengajak seluruh civitas akedemika untuk bergabung dalam aktivitas mulia, aktivitas dakwah, dan aktivitas menyeru ini. Yakinlah bukan materi yang menjadi tujuan kita tetapi semata-mata mencari keridhoan Allah SWT. Allah berfirman dalam surat An Nur ayat 51</p>
<p>Artinya:. Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul menghukum (mengadili) di antara ucapan mereka ialah. &#8220;Kami mendengar, dan Kami patuh&#8221;. dan mereka Itulah orang-orang yang beruntung.</p>
<p>Saya sebagai Ketua mohon maaf atas segala kekhilafan atas segala kesalahan, sekian  dari saya.</p>
<p>Wassalmuallikum Warahmatullahi Wabarakatuhu</p>
<p>Ketua Umum MT Al Asyjaar Fahutan IPB</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alasyjaaripb.wordpress.com/436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alasyjaaripb.wordpress.com/436/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alasyjaaripb.wordpress.com/436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alasyjaaripb.wordpress.com/436/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alasyjaaripb.wordpress.com/436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alasyjaaripb.wordpress.com/436/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alasyjaaripb.wordpress.com/436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alasyjaaripb.wordpress.com/436/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alasyjaaripb.wordpress.com/436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alasyjaaripb.wordpress.com/436/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alasyjaaripb.wordpress.com/436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alasyjaaripb.wordpress.com/436/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alasyjaaripb.wordpress.com/436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alasyjaaripb.wordpress.com/436/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alasyjaaripb.wordpress.com&amp;blog=3280473&amp;post=436&amp;subd=alasyjaaripb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2010/02/11/sejejak-langkah-menuju-fahutan-islami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d6f466c5c8ca73de0b5a87ef1f522537?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">al asyjaar ipb</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketua Umum Baru 2008-2009</title>
		<link>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/12/25/ketua-umum-baru-2008-2009/</link>
		<comments>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/12/25/ketua-umum-baru-2008-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Dec 2008 09:31:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alasyjaaripb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alasyjaaripb.wordpress.com/?p=429</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 24 desember merupakan hari terakhir dalam kepengurusan periode 2007-2008, tanggal dimana kapengurusan sebelumnya harus mempertanggungjawabkan amanahnya pada Musyawarah Kerja MT Al Asyjaar. Muker ini bertempat di Auditorium 3 Fahutan IPB. Muker kali ini mengusung tema &#8221; Penyatuan Gerak dan Langkah Menuju Dakwah Ideologis&#8221;. Muker kali ini hanya dihadiri sekitar 15 peserta ikhwan akhwat, seharusnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alasyjaaripb.wordpress.com&amp;blog=3280473&amp;post=429&amp;subd=alasyjaaripb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanggal 24 desember merupakan hari terakhir dalam kepengurusan periode 2007-2008, tanggal dimana kapengurusan sebelumnya harus mempertanggungjawabkan amanahnya pada Musyawarah Kerja MT Al Asyjaar. Muker ini bertempat di Auditorium 3 Fahutan IPB. Muker kali ini mengusung tema<strong> &#8221; Penyatuan Gerak dan Langkah Menuju Dakwah Ideologis&#8221;.</strong></p>
<p>Muker kali ini hanya dihadiri sekitar 15 peserta ikhwan akhwat, seharusnya tanggal 24 desember ini libur natal dan tahun baru tetapi karena ada muker maka liburannya harus ditunda.</p>
<p>Muker kali ini mengusung dua calon dari angkatan 43 dan 44. Dengan Musyawarah yang cukup alot akhirnya hasil musyawarah di menangkan Calon No 2 <strong>Prakoso Bayu</strong> yang berasal dari Departemen KSHE angkatan 44. Akhirnya Ketum yang baru telah terpilih semoga Ketum yang baru dapat mewujudkan Dakwah Ideologis sesuai tema Muker ke 19 yaitu Penyatuan Gerak dan Langkah Menuju Dakwah Ideologis.<span id="more-429"></span></p>
<p>Tunggu saja Manuver-manuver apa saja yang akan dilakukan oleh Ketua Umum yang baru. Semoga MT Al Asyjaar menjadi Tren Setter Bagi Kelembagaan di Fakultas Kehutanan baik di dunia <strong>Maya </strong>&#8221; Internet&#8221; maupun didunia <strong>Nyata </strong>&#8221; Kehidupan yang tidak kekal&#8221;, karena kita merupakan Lembaga Ideologis  yang ingin mengakkan Syariat Islam dan Khilafah dimuka Bumi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alasyjaaripb.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alasyjaaripb.wordpress.com/429/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alasyjaaripb.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alasyjaaripb.wordpress.com/429/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alasyjaaripb.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alasyjaaripb.wordpress.com/429/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alasyjaaripb.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alasyjaaripb.wordpress.com/429/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alasyjaaripb.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alasyjaaripb.wordpress.com/429/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alasyjaaripb.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alasyjaaripb.wordpress.com/429/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alasyjaaripb.wordpress.com/429/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alasyjaaripb.wordpress.com/429/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alasyjaaripb.wordpress.com&amp;blog=3280473&amp;post=429&amp;subd=alasyjaaripb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/12/25/ketua-umum-baru-2008-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d6f466c5c8ca73de0b5a87ef1f522537?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">al asyjaar ipb</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seminar Ekonomi Islam</title>
		<link>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/12/22/seminar-ekonomi-islam/</link>
		<comments>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/12/22/seminar-ekonomi-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 11:11:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alasyjaaripb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Al Asyjaar]]></category>
		<category><![CDATA[Al Fath]]></category>
		<category><![CDATA[Al Marjan]]></category>
		<category><![CDATA[BKIM]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[eL-Sifa]]></category>
		<category><![CDATA[Forsita]]></category>
		<category><![CDATA[FSI]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[ismail]]></category>
		<category><![CDATA[seminar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alasyjaaripb.wordpress.com/?p=423</guid>
		<description><![CDATA[Seminar Ekonomi Islam diselenggarakan berkat  kerja sama antara BKIM &#124; eL-Sifa  Faperta &#124; FSI FKH &#124; MT Al Marjan &#124; Forsita Fapet &#124; MT Al Asyjaar Fahutan &#124; DKM Al Fath Fateta di Auditorium GMSK Fema IPB  pada tanggal 20 Desember 2008 dengan pembicara nasional. pemaparan materi cukup bagus walaupun pak Kwik Kian Gie tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alasyjaaripb.wordpress.com&amp;blog=3280473&amp;post=423&amp;subd=alasyjaaripb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Seminar Ekonomi Islam diselenggarakan berkat  kerja sama antara BKIM | eL-Sifa  Faperta | FSI FKH | MT Al Marjan | Forsita Fapet | MT Al Asyjaar Fahutan | DKM Al Fath Fateta di Auditorium GMSK Fema IPB  pada tanggal 20 Desember 2008 dengan pembicara nasional. pemaparan materi cukup bagus walaupun pak Kwik Kian Gie tidak dapat hadir tetapi peserta terobati dengan penjelasan yang cukup jelas dari ustad Ismail Yusanto.</p>
<p style="text-align:justify;">Acara agak telat 5 menit dari jadwal merupakan suatu hal yang luar biasa. Walaupun pembicara belum pada hadir semua tetapi acara sudah dimulai. Panitia cukup kebingungan bahkan moderator juga bingung tetapi dengan berbagai modifikasi akhirnya acara dapat berjalan dengan lancar dan peserta sepertinya kurang puas dengan waktu dan penjelasan yang diberikan. Mudah-mudahan peserta dapat mencari lagi seperti apa Sistem Ekonomi Islam yang sebenarnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut materi  dari pembicara</p>
<p style="text-align:justify;">Materi Pak Zainal <a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/comparative-econ-philos.ppt">disini</a></p>
<p style="text-align:justify;">Materi Pak Iman Sugema <a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/krisis-dpr.pdf">disini</a></p>
<p style="text-align:justify;">Materi Pak Ismail Yusanto <a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/krisis-finansial-global.ppt">disini </a>dan <a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/krisis-ekonomi-global-ec-pres-ism.ppt">disini</a></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alasyjaaripb.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alasyjaaripb.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alasyjaaripb.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alasyjaaripb.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alasyjaaripb.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alasyjaaripb.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alasyjaaripb.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alasyjaaripb.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alasyjaaripb.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alasyjaaripb.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alasyjaaripb.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alasyjaaripb.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alasyjaaripb.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alasyjaaripb.wordpress.com/423/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alasyjaaripb.wordpress.com&amp;blog=3280473&amp;post=423&amp;subd=alasyjaaripb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/12/22/seminar-ekonomi-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d6f466c5c8ca73de0b5a87ef1f522537?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">al asyjaar ipb</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Peraturan Pemerintah Tahun 2007</title>
		<link>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/12/16/peraturan-pemerintah-tahun-2007/</link>
		<comments>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/12/16/peraturan-pemerintah-tahun-2007/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2008 02:05:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alasyjaaripb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Peraturan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alasyjaaripb.wordpress.com/?p=409</guid>
		<description><![CDATA[PP no 60 Tahun 2007 Tentang KONSERVASI SUMBER DAYA IKAN PP no 41 Tahun 2007 Tentang ORGANISASI PERANGKAT DAERAH PP no 39 Tahun 2007 Tentang PENGELOLAAN UANG NEGARA/DAERAH PP no 39 Tahun 2007 Tentang PENGELOLAAN UANG NEGARA/DAERAH Penjelasan PP no 8 Tahun 2007 Tentang INVESTASI PEMERINTAH<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alasyjaaripb.wordpress.com&amp;blog=3280473&amp;post=409&amp;subd=alasyjaaripb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/pp_no_60_th_2007.pdf">PP no 60 Tahun 2007 </a>Tentang KONSERVASI SUMBER DAYA IKAN</p>
<p><a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/pp_no_41_th_2007.pdf">PP no 41 Tahun 2007</a> Tentang ORGANISASI PERANGKAT DAERAH</p>
<p><a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/pp_no_39_th_2007.pdf">PP no 39 Tahun 2007</a> Tentang PENGELOLAAN UANG NEGARA/DAERAH</p>
<p><a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/pp_no_39_th_2007_penjelasan.pdf">PP no 39 Tahun 2007</a> Tentang PENGELOLAAN UANG NEGARA/DAERAH Penjelasan</p>
<p><a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/pp_no_8_th_2007.pdf">PP no 8 Tahun 2007</a> Tentang INVESTASI PEMERINTAH</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alasyjaaripb.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alasyjaaripb.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alasyjaaripb.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alasyjaaripb.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alasyjaaripb.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alasyjaaripb.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alasyjaaripb.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alasyjaaripb.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alasyjaaripb.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alasyjaaripb.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alasyjaaripb.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alasyjaaripb.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alasyjaaripb.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alasyjaaripb.wordpress.com/409/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alasyjaaripb.wordpress.com&amp;blog=3280473&amp;post=409&amp;subd=alasyjaaripb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/12/16/peraturan-pemerintah-tahun-2007/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d6f466c5c8ca73de0b5a87ef1f522537?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">al asyjaar ipb</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Undang-Undang Tahun 2008</title>
		<link>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/12/16/undang-undang-tahun-2008/</link>
		<comments>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/12/16/undang-undang-tahun-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2008 01:40:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alasyjaaripb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Peraturan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alasyjaaripb.wordpress.com/?p=400</guid>
		<description><![CDATA[UU no 44 Tahun 2008 tentang Pornografi UU no 42 Tahun 2008 tentang PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN UU no 40 Tahun 2008 tentang PENGHAPUSAN DISKRIMINASI RAS DAN ETNIS UU no 39 Tahun 2008 tentang KEMENTERIAN NEGARA UU no 37 Tahun 2008 tentang OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA UU no 21 Tahun 2008 tentang PERBANKAN SYARIAH [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alasyjaaripb.wordpress.com&amp;blog=3280473&amp;post=400&amp;subd=alasyjaaripb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/uu-44-2008.pdf">UU no 44 Tahun 2008</a> tentang Pornografi</p>
<p><a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/uu-42-2008.pdf">UU no 42 Tahun 200</a>8 tentang PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN</p>
<p><a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/uu-40-2008.pdf">UU no 40 Tahun 2008 </a>tentang PENGHAPUSAN DISKRIMINASI RAS DAN ETNIS</p>
<p><a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/uu-39-2008.pdf">UU no 39 Tahun 2008</a> tentang KEMENTERIAN NEGARA</p>
<p><a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/uu-37-2008.pdf">UU no 37 Tahun 2008</a> tentang OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA</p>
<p><a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/uu-21-2008.pdf">UU no 21 Tahun 2008 </a>tentang PERBANKAN SYARIAH</p>
<p><a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/uu-20-2008.pdf">UU no 20  Tahun 2008</a> tentang USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH</p>
<p><a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/uu-19-2008.pdf">UU no 19 Tahun 2008</a> tentang SURAT BERHARGA SYARIAH NEGARA</p>
<p><a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/uu-18-2008.pdf">UU no 18 Tahun 2008 </a>tentang PENGELOLAAN SAMPAH</p>
<p><a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/uu-17-2008.pdf">UU no 17 Tahun 200</a>8 tentang P E L A Y A R A N</p>
<p><a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/uu-14-2008.pdf">UU no14 Tahun 2008</a> tentang KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK</p>
<p><a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/uu-11-2008.pdf">UU no 11 Tahun 2008</a> tentang INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK</p>
<p><a href="http://alasyjaaripb.files.wordpress.com/2008/12/uu-2-2008.doc">UU no 2 Tahun 2008</a> tentang <!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> <span style="font-family:&quot;" lang="IN">PARTAI POLITIK</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alasyjaaripb.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alasyjaaripb.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alasyjaaripb.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alasyjaaripb.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alasyjaaripb.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alasyjaaripb.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alasyjaaripb.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alasyjaaripb.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alasyjaaripb.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alasyjaaripb.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alasyjaaripb.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alasyjaaripb.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alasyjaaripb.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alasyjaaripb.wordpress.com/400/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alasyjaaripb.wordpress.com&amp;blog=3280473&amp;post=400&amp;subd=alasyjaaripb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/12/16/undang-undang-tahun-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d6f466c5c8ca73de0b5a87ef1f522537?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">al asyjaar ipb</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ideologi-Ideologi Dunia</title>
		<link>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/11/22/ideologi-ideologi-dunia/</link>
		<comments>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/11/22/ideologi-ideologi-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 03:52:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alasyjaaripb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Khilafah]]></category>
		<category><![CDATA[Luar Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alasyjaaripb.wordpress.com/?p=331</guid>
		<description><![CDATA[Di dunia ada tiga ideologi yaitu Islam, Kapitalis, dan Sosialisme-Komunisme. Demokrasi Kapitalis Demokrasi kapitalis merupakan ideologi yang dianut negara-negara Barat dan Amerika. Landasannya adalah pemisahan agama dari negara, atau pemisahan agama dengan urusan kehidupan. Mereka mengenal semboyan berikan hak kaisar untuk kaisar dan hak tuhan untuk tuhan. Dengan demikian ideologi kapitalis berpendapat bahwa manusialah yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alasyjaaripb.wordpress.com&amp;blog=3280473&amp;post=331&amp;subd=alasyjaaripb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Di dunia ada tiga ideologi yaitu Islam, Kapitalis, dan Sosialisme-Komunisme.</span></p>
<div class="entry" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Demokrasi Kapitalis</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Demokrasi kapitalis merupakan ideologi yang dianut negara-negara Barat dan Amerika. Landasannya adalah pemisahan agama dari negara, atau pemisahan agama dengan urusan kehidupan. Mereka mengenal semboyan berikan hak kaisar untuk kaisar dan hak tuhan untuk tuhan. Dengan demikian ideologi kapitalis berpendapat bahwa manusialah yang berhak mengatur kehidupannya sendiri.<span id="more-331"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Ideologi ini merupakan ideologi kufur yang bertentangan dengan Islam, karena di dalam Islam hanya Allah saja sebagai <em>Musyarri’</em> (Pembuat Hukum). Dialah yang berhak menetapkan aturan bagi manusia. Islam telah menjadikan negara sebagai bagian yang tak terpisahkan dari hukum-hukum Islam. Islam mewajibkan agar seluruh urusan kehidupan dipecahkan dengan hukum syara’ yang telah diturunkan Allah. Oleh karena itu diharamkan bagi kaum Muslim menganut dan mengikuti ideologi kapitalis. Diharamkan pula mengambil pemikiran-pemikiran berikut aturannya. Karena ideologi tersebut adalah kufur. Begitu juga dengan ide-ide dan aturan kapitalis, seluruhnya adalah kufur dan bertentangan dengan Islam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Pandangan Islam Tentang Kebebasan (Liberalisme)</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Pemikiran yang paling menonjol dalam ideologi kapitalis adalah kewajibannya memelihara kebebasan individu. Kebebasan ini meliputi beberapa bentuk, yaitu kebebasan berakidah, berpendapat, pemilikan dan kebebasan bertingkah laku. Dari faham kebebasan pemilikan muncul sistem ekonomi kapitalis yang dibangun atas asas manfaat. Landasan pemikiran ini mengakibatkan penimbunan yang menggunung, dan unsur yang mendorong negara-negara Barat menjajah bangsa lain agar dapat merampas kekayaannya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Keempat macam kebebasan ini bertentangan dengan hukum Islam. Seorang muslim tidak dibenarkan bebas memilih dalam hal akidah. Jika dia murtad, maka diperintahkan untuk bertaubat. Apabila tidak mau, maka dia dibunuh. Sabda Rasulullah saw: </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;line-height:150%;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" dir="rtl"><strong><span style="font-size:18pt;line-height:150%;font-family:&quot;">«مَنْ بَدَّلَ دِيْنَهُ فَاقْتُلُوْهُ»</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><em><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Siapa saja yang mengganti agamanya, maka bunuhlah. </span></em><em></em></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Seorang muslim tidak dibenarkan bebas berpendapat. Apa yang menjadi pandangan Islam, wajib menjadi pandangannya. Tidak diperkenankan seorang muslim memiliki pendapat yang bukan berasal dari Islam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Seorang muslim juga tidak bebas memiliki sesuatu sekehendaknya. Tidak diakui/tidak sah baginya memiliki sesuatu kecuali dalam batas-batas pemilikan yang telah ditentukan oleh syara’. Dia tidak bebas memiliki apa saja yang diinginkannya, dengan menghalalkan segala cara, melainkan ia terikat dengan batas-batas pemilikan. Secara mutlak tidak sah baginya memiliki sesuatu dengan cara-cara yang menyimpang dari ketentuan syara’. Seorang muslim tidak boleh memiliki sesuatu dengan cara riba, menimbun, menjual khamar, babi dan sebagainya. Sebab, cara-cara tersebut seluruhnya dilarang oleh syara’. Atas dasar ini maka tidak diperkenankan seorang muslim untuk memiliki sesuatu dengan salah satu jalan tadi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Kebebasan bertingkah laku juga tidak ada rumusannya dalam Islam. Seorang muslim tidak bebas begitu saja bertingkah laku. Ia terikat dengan syara’. Bila seorang muslim tidak mendirikan shalat atau shaum, maka dia akan terkena sanksi. Begitu juga bila dia kedapatan mabuk, berzina, atau seorang muslimah keluar dengan ‘tubuh telanjang’ [tanpa berbusana muslimah (membuka auratnya)-pen] atau dengan <em>tabarruj</em>, maka tindakan tersebut terkena sanksi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Dengan demikian kebebasan yang terdapat dalam sistem kapitalis Barat tidak ditemukan keberadaannya dalam Islam, malah seluruhnya bertentangan dengan hukum Islam. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Pandangan Islam Mengenai Demokrasi</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Di antara pemikiran lain yang paling menonjol dalam ideologi kapitalis adalah demokrasi, yang semboyannya adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Dasar sistem demokrasi adalah rakyat sebagai pemilik kehendak, kedaulatan dan pemilik dalam hal pelaksanaannya. Karena rakyat yang memiliki segala sesuatunya, maka rakyatlah yang mengatur dirinya sendiri. Tidak seorangpun yang berhak dan dapat mengalahkan kekuasaan rakyat. Dengan demikian rakyatlah yang bertindak sebagai Musyarri’ (pembuat dan penentu hukum). Rakyat yang membuat aturan sesuai dengan kehendaknya dan rakyat pula yang membatalkan atau menghapus aturan-aturan yang dikehendakinya. Namun demikian rakyat tidak dapat melaksanakan semua itu sendirian. Oleh karena itu, rakyat memilih wakil-wakil (mereka) agar seluruh kehendak rakyat dapat terlaksana. Maka, dibuatlah aturan main bagi wakil-wakil mereka tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Dalam sistem demokrasi, rakyat adalah pemilik kekuasaan sekaligus sebagai pelaksananya. Tetapi tidak mungkin seluruh rakyat berperan secara bersama-sama. Karenanya, rakyat perlu memilih para penguasa sebagai wakil mereka untuk melaksanakan perundang-undangan yang telah ditetapkan rakyat. Jadi, di dalam sistem kapitalis Barat, rakyat merupakan sumber kedaulatan, dan mereka bertindak sebagai tuan (pemilik kehendak), pembuat undang-undang, serta yang memerintah. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Sistem demokrasi seperti ini adalah sistem kufur. Ia adalah hasil buatan manusia dan bukan merupakan hukum-hukum syar’i, serta tidak boleh diterima. Melaksanakan sistem demokrasi berarti melaksanakan sistem kufur. Menyeru kepada sistem ini berarti mempropagandakan sistem kufur. Karena itu tidak dibolehkan mengembangkan, atau mengambilnya dengan alasan apapun dan dalam kondisi bagaimanapun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Sistem demokrasi bertentangan dengan hukum Islam. Kaum Muslim diperintahkan supaya menyesuaikan seluruh amal perbuatannya dengan hukum syara’. Seorang muslim adalah hamba Allah. Ia harus menyesuaikan kehendaknya sesuai dengan perintah dan larangan Allah. Demikian pula umat tidak berhak memiliki dan menuruti kehendaknya sesuai dengan hawa nafsu. Sebab, kedaulatan bukan berada di tangan umat. Yang menjalankan kehendak umat adalah syara’ semata, karena kedaulatan ada di tangan syara’. Umat tidak memiliki hak tasyri’ (membuat hukum dan undang-undang-pen). Hanya Allahlah satu-satunya Musyarri’ (pembuat hukum dan perundang-undangan). Seandainya umat bersepakat menghalalkan apa yang diharamkan Allah, seperti riba, penimbunan, penipuan, zina atau minuman keras, maka kesepakatan mereka tidak akan bernilai sedikitpun. Sebab, ia bertentangan dengan hukum-hukum Islam. Jika mereka bersikeras meneruskannya, maka mereka wajib diperangi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Meskipun demikian Allah menjadikan kekuasaan (pemerintahan secara praktis) ada di tangan umat. Allah memberikan kepada umat hak untuk memilih dan mengangkat penguasa, yang mewakili umat dalam menjalankan dan mengendalikan pemerintahan. Allah telah mengatur (mensyari’atkan) cara pengangkatan dan absahnya penguasa dengan cara bai’at. Dari sini dapat dipahami perbedaan antara kedaulatan (<em>as-siyadah</em>) dengan kekuasaan (<em>sulthan</em>). Kedaulatan ada di tangan syara, sedangkan kekuasaan ada di tangan umat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Komunisme</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Komunis merupakan ideologi materialis yang berdiri atas dasar pengingkaran terhadap adanya sesuatu selain materi. Komunis menganggap bahwa materi adalah azali, yakni tidak berawal dan tidak berakhir. Materi tidak diciptakan oleh Pencipta. Berdasarkan anggapan ini, komunis tidak mengakui adanya Pencipta, dan mengingkari hari Kiamat. Mereka menganggap agama adalah candu bagi masyarakat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Komunis adalah ideologi materialis yang mendasarkan kepada teori dialektika materialis dan teori historis materialis. Materi adalah sumber segala sesuatu. Segala sesuatu asalnya dari materi, lahir dan berkembang dengan cara evolusi. Sistem (aturan) komunis muncul dari perkembangan alat-alat produksi. Perubahan alat-alat produksi menimbulkan perubahan terhadap aturan yang ada. Menurut komunis, masyarakat adalah sekumpulan benda yang terdiri dari tanah, alat-alat produksi, alam dan manusia. Semuanya merupakan satu kesatuan yang dinamakan materi. Apabila terdapat perubahan secara evolutif terhadap alam dan apa yang ada di dalamnya, maka manusiapun dengan sendirinya turut berkembang dan berevolusi, yang pada akhirnya masyarakatpun turut berubah secara keseluruhan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Menurut konsep komunis, masyarakat tunduk pada evolusi materi. Kalau masyarakat berkembang, maka individu turut berkembang. Individu mengikuti perkembangan masyarakat seperti layaknya perputaran gigi roda. Komunis melarang pemilikan individu terhadap alat-alat produksi. Semuanya adalah milik negara. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Berdasarkan kenyataan tersebut, maka ideologi komunis adalah ideologi kufur. Begitu pula dengan ide dan aturan-aturannya, juga kufur dan bertentangan dengan Islam secara keseluruhan dan mendasar, baik secara global maupun rinciannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Islam telah menjelaskan dan memastikan bahwa materi itu diciptakan Allah. Materi tidak kekal, dan pasti akan binasa (rusak). Sedangkan manusia adalah makhluk bagi Sang Pencipta. Peraturan berasal dari Allah, bukan dari atau akibat perkembangan materi dan alat-alat produksi, begitu juga bukan berasal dari manusia. Sedangkan masyarakat merupakan kumpulan manusia yang memiliki pemikiran dan perasaan serta diterapkan peraturan di dalamnya. Yang menentukan bentuk masyarakat adalah peraturan yang diterapkan di tengah-tengah masyarakat. Masyarakat yang menerapkan sistem Islam dinamakan masyarakat Islam tanpa memperhatikan bentuk perkembangan alat-alat produksi di dalam masyarakat tersebut. Masyarakat yang menerapkan sistem kapitalis dinamakan masyarakat kapitalis. Begitu juga, masyarakat yang menerapkan peraturan komunis dinamakan masyarakat komunis, sekalipun alat-alat produksi yang ada persis sama seperti alat-alat produksi yang terdapat dalam (masyarakat) sistem kapitalis. (<em>Sumber: Mengenal Hizbut Tahrir</em>)</span></p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alasyjaaripb.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alasyjaaripb.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alasyjaaripb.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alasyjaaripb.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alasyjaaripb.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alasyjaaripb.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alasyjaaripb.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alasyjaaripb.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alasyjaaripb.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alasyjaaripb.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alasyjaaripb.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alasyjaaripb.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alasyjaaripb.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alasyjaaripb.wordpress.com/331/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alasyjaaripb.wordpress.com&amp;blog=3280473&amp;post=331&amp;subd=alasyjaaripb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/11/22/ideologi-ideologi-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d6f466c5c8ca73de0b5a87ef1f522537?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">al asyjaar ipb</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bencana Dolar, Mari Kembali Ke Emas</title>
		<link>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/11/22/bencana-dolar-mari-kembali-ke-emas/</link>
		<comments>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/11/22/bencana-dolar-mari-kembali-ke-emas/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 03:47:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alasyjaaripb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Khilafah]]></category>
		<category><![CDATA[Luar Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/11/22/bencana-dolar-mari-kembali-ke-emas/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Siti Nuryati Krisis keuangan global yang terjadi kini merupakan fenomena yang menjadi pusat perhatian dunia, tidak saja bagi pemikir ekonomi mikro dan makro, tetapi juga bagi para elite politik dan para pengusaha. Dalam sejarah ekonomi, ternyata krisis sering terjadi di mana-mana melanda hampir semua negara yang menerapkan sistem kapitalisme. Krisis demi krisis ekonomi terus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alasyjaaripb.wordpress.com&amp;blog=3280473&amp;post=330&amp;subd=alasyjaaripb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:center;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><em>Oleh: Siti Nuryati</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><img class="alignleft" style="margin-top:6px;float:left;margin-bottom:6px;" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2008/11/uang-dinar.jpg" alt="" width="200" height="150" />Krisis keuangan global yang terjadi kini merupakan fenomena yang menjadi pusat perhatian dunia, tidak saja bagi pemikir ekonomi mikro dan makro, tetapi juga bagi para elite politik dan para pengusaha. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Dalam sejarah ekonomi, ternyata krisis sering terjadi di mana-mana melanda hampir semua negara yang menerapkan sistem kapitalisme. Krisis demi krisis ekonomi terus berulang tiada henti, sejak tahun 1923, 1930, 1940, 1970, 1980, 1990, dan 1998 – 2001 bahkan sampai saat ini krisis semakin mengkhawatirkan dengan munculnya krisis finansial di Amerika Serikat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> <span id="more-330"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Roy Davies dan Glyn Davies, 1996 dalam buku <em>The History of Money From Ancient time oi Present Day,</em> menguraikan sejarah kronologi secara komprehensif. dimana sepanjang abad 20 telah terjadi lebih 20 kali krisis besar yang melanda banyak negara. Fakta ini menunjukkan bahwa secara rata-rata, setiap 5 tahun terjadi krisis keuangan hebat yang mengakibatkan penderitaan bagi ratusan juta umat manusia. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Krisis ini pun berimbas pada dolar yang kemudian membuat gonjang-ganjing keuangan banyak Negara di dunia.  Uang, dalam perekonomian mempunyai arti sangat penting.  Ketidakadilan alat ukur itu, karena instabilitas nilai tukar, akan mengakibatkan perekonomian suatu bangsa bahkan dunia, tidak berjalan pada titik keseimbangan. Akibatnya, akan semakin sulit merealisasikan keadilan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Inilah yang menimpa sistem uang kertas yang kita anut saat ini. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Uang kertas yang pada dasarnya hanya berupa kertas, ternyata tidak memiliki nilai intrinsik yang murni. Akibatnya, fluktuasi nilai tukarnya terus terjadi. Baik karena gangguan sektor riil seperti korupsi dan bencana alam, maupun gangguan sektor moneter yang berpeluang menciptakan sistem ribawi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Potret ketimpangan ekonomi yang melanda negara-negara dunia ketiga akibat penerimaan mereka terhadap sistem mata uang kertas (fiat money)  menjadi bukti nyata akan hal itu. Fiat money adalah penggunaan mata uang berbasis kertas yang diterbitkan pemerintah suatu negara tanpa disokong logam mulia (emas dan perak). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Penggunaan fiat money baru dikenal pada abad 20 ini. Penandanya, saat sistem Bretton Woods ambruk pada 1944. Emas yang selama ribuan tahun menjadi standar mata uang (classical gold standard) diganti dengan sistem kurs mengambang (flexible excange rate) yang sama sekali tak lagi bersandar pada emas. Dunia kemudian hanya mengenal satu mata uang kertas yang mendominasi perdagangan dan menjadi pilihan mengisi cadangan devisa oleh berbagai negara, yaitu dolar AS. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">P<span style="color:#000000;">erombakan sistem moneter standar emas dunia adalah hasil rekayasa Kapitalisme dalam rumusan Imperialisme Moneter melalui IMF dan Bank Dunia dengan metode hutang luar negeri, sistem moneter bukan standar emas, inflasi dengan sistem bank sentral, selisih kurs dan bunga melalui mekanisme pasar bebas. Dengan fluktuasi yang sedikit saja, maka hancurlah sitem keuangan dunia. Lebih lebih votalitas kurs ini bisa dipermainkan oleh beberapa orang/ lembaga saja di dunia ini.</span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Penggunaan uang kertas sebagai alat transaksi moneter internasional itu telah membuka ruang bagi munculnya penjajahan baru dan salah satu biang ketidakadilan moneter di dunia. Melalui mata uang kertas, sebuah negara dapat menjajah, menguasai, bahkan melucuti kekayaan negara lain. Negara yang memiliki nilai mata uang kertas lebih kuat menekan negara lain yang mata uang kertasnya lebih lemah. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Contoh nyata penjajahan melalui mata uang itu terlihat dalam penggunaan uang kertas dolar Amerika Serikat (AS) yang diterima oleh 60 persen penduduk bumi. Inilah ironi terbesar dunia saat ini.  Dolar yang terdistribusi secara luas menempatkan AS pada tempat istimewa. Melalui dolar–mata uang yang tak berbasis pada emas itu–AS mengeksploitasi, memajaki warga dunia dengan mengalihkan beban inflasi yang ditanggungnya pada seluruh pemakai dolar di seantero dunia. Negara-negara ketiga didera krisis ekonomi berkepanjangan lantaran harus membayar inflasi yang ditimbulkan oleh penggunaan uang kertas tersebut. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Bukan itu saja. Ketidakadilan juga tersimak saat negara-negara ketiga menyerahkan pelbagai komoditas mereka seperti minyak, kayu dan kekayaan alam lainnya sementara AS cukup menukar semua komoditas itu dengan uang kertas yang bisa dicetaknya kapan saja.   Sepanjang dolar tetap dipakai dalam pelbagai transaksi moneter internasional, ketimpangan moneter dan krisis ekonomi akan terus melanda negara-negara ketiga. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Dalam sejarah, mata uang emas terbukti diterima sebagai alat moneter universal. Ribuan tahun lamanya masyarakat dunia dari pelbagai peradaban memilih mata uang ini sebagai alat tukar dalam aneka praktik keuangan. Selama ribuan tahun pula, perdagangan dunia menganut konsep bimetalisme, kebijakan moneter berbasis emas dan perak. Imperium Romawi menggunakan denarius, mata uang berupa koin emas bergambar Hercules bersama dua putranya, Herculyanoos dan Qustantine. Di Cina dikenal qian, mata uang yang juga berbasis logam. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;">Jika kita mau terbebas dari ketidakadilan moneter dan krisis ekonomi tersebut, maka kenapa tidak melirik mata uang emas dan perak.  Sistem uang emas dan perak punya beberapa keunggulan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><em>Pertama</em>, uang emas sudah dibuktikan sejak zaman Nabi Muhamad saw sebagai alat tukar yang punya nilai intrinsik murni. Nabi pernah mengutus sahabatnya membeli seekor kambing dengan harga satu dinar. Hari ini, 1500 tahun kemudian, sekeping dinar tetap bisa dapat seekor kambing. Jadi, nilainya tetap. Begitu juga dirham. Satu dirham dari dulu sampai sekarang kira-kira dapat seekor ayam kecil, sedangkan ayam besar dua dirham. Jadi, emas dan perak adalah penyimpan nilai yang tetap dan dijamin oleh dirinya sendiri. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><em>Kedua</em>, jika emas dan perak berlaku sebagai mata uang maka ia akan menjadi mata uang universal yang menjadi milik semua negara. Karena emas dan perak diterima oleh semua negara. <em>Ketiga</em>, sebagai mata uang universal ia tidak memiliki masalah kurs. Sehingga, harga 1 dinar di Amerika Serikat sama dengan harga 1 dinar di Indonesia. Tidak seperti sekarang, $ 1 US tiba-tiba 9000 kali lipat rupiah, dan ini tiap kali bisa dimainkan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><em> </em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;"><em>Keempat</em>, jika kita menetapkan dinar dan dirham sebagai mata uang, berarti kita telah bersikap adil. Karena, begitu kita bertransaksi dengan dinar berarti kita telah melakukan tukar menukar harta dengan harta lain yang nilainya sepadan. Misalnya, kita menjual hasil hutan berupa kayu, kita akan mendapatkan emas dalam bentuk dinar. Kelebihan lainnya, jika kita mempunyai cadangan emas yang banyak, kita tidak mudah diguncang berbagai krisis.  Tidak seperti saat ini. Kita mengekspor minyak, kayu, elektronik, dan lainnya hanya untuk ditukar dengan kertas yang nggak ada apa-apanya. Hanya kertas dengan angka-angka yang dipaksakan oleh hukum dan politik negara untuk mempercayainya. []</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alasyjaaripb.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alasyjaaripb.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alasyjaaripb.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alasyjaaripb.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alasyjaaripb.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alasyjaaripb.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alasyjaaripb.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alasyjaaripb.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alasyjaaripb.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alasyjaaripb.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alasyjaaripb.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alasyjaaripb.wordpress.com/330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alasyjaaripb.wordpress.com/330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alasyjaaripb.wordpress.com/330/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alasyjaaripb.wordpress.com&amp;blog=3280473&amp;post=330&amp;subd=alasyjaaripb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/11/22/bencana-dolar-mari-kembali-ke-emas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d6f466c5c8ca73de0b5a87ef1f522537?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">al asyjaar ipb</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2008/11/uang-dinar.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mendidik Anak Taat Syariah</title>
		<link>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/11/22/mendidik-anak-taat-syariah/</link>
		<comments>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/11/22/mendidik-anak-taat-syariah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 03:44:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alasyjaaripb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akidah]]></category>
		<category><![CDATA[Muslimah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Remaja Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[syariah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alasyjaaripb.wordpress.com/?p=328</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Ummu Azkia Menjadi orangtua pada zaman globalisasi saat ini tidak mudah. Apalagi jika orangtua mengharapkan anaknya tidak sekadar menjadi anak yang pintar, tetapi juga taat dan salih. Menyerahkan pendidikan sepenuhnya kepada sekolah tidaklah cukup. Mendidik sendiri dan membatasi pergaulan di rumah juga tidak mungkin. Membiarkan mereka lepas bergaul di lingkungannya cukup berisiko. Lalu, bagaimana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alasyjaaripb.wordpress.com&amp;blog=3280473&amp;post=328&amp;subd=alasyjaaripb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><em>Oleh: Ummu Azkia</em></p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" style="float:left;margin-top:6px;margin-bottom:6px;" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2008/10/anak-anak-pejuang-khilafah1.jpg" alt="" width="189" height="149" /><strong></strong><em><span style="font-family:&quot;color:#000000;">Menjadi orangtua pada zaman globalisasi saat ini tidak mudah.<span> </span>Apalagi jika orangtua mengharapkan anaknya tidak sekadar menjadi anak yang pintar, tetapi juga taat dan salih. Menyerahkan pendidikan sepenuhnya kepada sekolah tidaklah cukup.<span> </span>Mendidik sendiri dan membatasi pergaulan di rumah juga tidak mungkin. Membiarkan mereka lepas bergaul di lingkungannya cukup berisiko.<span> </span>Lalu, bagaimana cara menjadi orangtua yang bijak dan arif untuk menjadikan anak-anaknya taat pada syariah?</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:9pt;line-height:150%;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="subjudul" style="line-height:150%;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Asah Akal Anak untuk Berpikir yang Benar</span></strong></p>
<p class="baru" style="text-indent:9pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;">Hampir setiap orangtua mengeluhkan betapa saat ini sangat sulit mendidik anak. Bukan saja sikap anak-anak zaman sekarang yang lebih berani dan agak ‘sulit diatur’, tetapi juga tantangan arus globalisasi budaya, informasi, dan teknologi yang turut memiliki andil besar dalam mewarnai sikap dan perilaku anak.<span id="more-328"></span></span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;">“Anak-anak sekarang beda dengan anak-anak dulu. Anak dulu <em>kan </em>takut dan segan sama orangtua dan guru. Sekarang, anak berani membantah dan susah diatur. Ada saja alasan mereka!”</span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;">Begitu rata-rata komentar para orangtua terhadap anaknya. Yang paling sederhana, misalnya, menyuruh anak shalat. Sudah jamak para ibu ngomel-ngomel, bahkan sambil membentak, atau mengancam sang anak agar mematikan TV dan segera shalat. Di satu sisi banyak juga ibu-ibu yang enggan mematikan telenovela/sinetron kesayangannya dan menunda shalat. Fenomena ini jelas membingungkan anak.</span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;">Pandai dan beraninya anak-anak sekarang dalam berargumen untuk menolak perintah atau nasihat, oleh sebagian orangtua atau guru, mungkin dianggap sebagai sikap bandel atau susah diatur. Padahal bisa jadi hal itu karena kecerdasan atau keingintahuannya yang besar membuat dia menjawab atau bertanya; tidak melulu mereka menurut dan diam (karena takut) seperti anak-anak zaman dulu. </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;">Dalam persoalan ini, orangtua haruslah memperhatikan dua hal yaitu: <em>Pertama</em>, memberikan informasi yang benar, yaitu yang bersumber dari ajaran Islam. Informasi yang diberikan meliputi semua hal yang menyangkut rukun iman, rukun Islam dan hukum-hukum syariah. Tentu cara memberikannya bertahap dan sesuai dengan kemampuan nalar anak. Yang penting adalah merangsang anak untuk mempergunakan akalnya untuk berpikir dengan benar. Pada tahap ini orangtua dituntut untuk sabar dan penuh kasih sayang. Sebab, tidak sekali diajarkan, anak langsung mengerti dan menurut seperti keinginan kita. Dalam hal shalat, misalnya, tidak bisa anak didoktrin dengan ancaman, “Pokoknya kalau kamu <em>nggak </em>shalat dosa. Mama <em>nggak </em>akan belikan hadiah kalau kamu malas shalat!”</span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;">Ajak dulu anak mengetahui informasi yang bisa merangsang anak untuk menalar mengapa dia harus shalat. Lalu, terus-menerus anak diajak shalat berjamaah di rumah, juga di masjid, agar anak mengetahui bahwa banyak orang Muslim yang lainnya juga melakukan shalat. </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><em><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></em></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><em><span style="font-family:&quot;color:#000000;">Kedua</span></em><span style="font-family:&quot;color:#000000;">, jadilah Anda teladan pertama bagi anak. Ini untuk menjaga kepercayaan anak agar tidak ganti mengomeli Anda—karena Anda hanya pintar mengomel tetapi tidak pintar memberikan contoh.</span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;">Terbiasa memahami persoalan dengan berpatokan pada informasi yang benar adalah cara untuk mengasah ketajaman mereka menggunakan akalnya. Kelak, ketika anak sudah sempurna akalnya, kita berharap, mereka mempunyai prinsip yang tegas dan benar; bukan menjadi anak yang gampang terpengaruh oleh tren pergaulan atau takut dikatakan menjadi anak yang tidak ‘gaul’. </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:9pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></p>
<p class="subjudul" style="line-height:150%;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Tanamkan Akidah dan Syariah Sejak Dini</span></strong></p>
<p class="baru" style="text-indent:9pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;">Menanamkan akidah yang kokoh adalah tugas utama orangtua. Orangtualah yang akan sangat mempengaruhi tumbuh dan berkembangnya sendi-sendi agama dalam diri anak. Rasulullah saw. bersabda:</span></p>
<p class="baru" style="text-indent:9pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></p>
<p class="ayat" style="line-height:150%;text-align:justify;"><em><span style="font-family:&quot;">Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Ibu dan bapaknyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi. </span></em><strong><span style="font-family:&quot;">(HR al-Bukhari).</span></strong></p>
<p class="baru" style="text-indent:9pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;">Tujuan penanaman akidah pada anak adalah agar si anak mengenal betul siapa Allah. Sejak si bayi dalam kandungan, seorang ibu bisa memulainya dengan sering bersenandung mengagungkan asma Allah. Begitu sudah lahir, orangtua mempunyai kesempatan untuk membiasakan si bayi mendengarkan ayat-ayat al-Quran. Pada usia dini anak harus diajak untuk belajar menalar bahwa dirinya, orangtuanya, seluruh keluarganya, manusia, dunia, dan seluruh isinya diciptakan oleh Allah. Itu sebabnya mengapa manusia harus beribadah dan taat kepada Allah. </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;">Lebih jauh, anak dikenalkan dengan asma dan sifat-sifat Allah. Dengan begitu, anak mengetahui betapa Allah Mahabesar, Mahaperkasa, Mahakaya, Mahakasih, Maha Melihat, Maha Mendengar, dan seterusnya. Jika anak bisa memahaminya dengan baik, insya Allah, akan tumbuh sebuah kesadaran pada anak untuk senantiasa mengagungkan Allah dan bergantung hanya kepada Allah. Lebih dari itu, kita berharap, dengan itu akan tumbuh benih kecintaan anak kepada Allah; cinta yang akan mendorongnya gemar melakukan amal yang dicintai Allah.</span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;">Penanaman akidah pada anak harus disertai dengan pengenalan hukum-hukum syariah secara bertahap. Proses pembelajarannya bisa dimulai dengan memotivasi anak untuk senang melakukan hal-hal yang dicintai oleh Allah, misalnya, dengan mengajak shalat, berdoa, atau membaca al-Quran bersama. </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;">Yang tidak kalah penting adalah menanamkan <em>akhlâq al-karîmah</em> seperti berbakti kepada orangtua, santun dan sayang kepada sesama, bersikap jujur, berani karena benar, tidak berbohong, bersabar, tekun bekerja, bersahaja, sederhana, dan sifat-sifat baik lainnya. Jangan sampai luput untuk mengajarkan itu semua semata-mata untuk meraih ridha Allah, bukan untuk mendapatkan pujian atau pamrih duniawi.</span></p>
<p class="baru" style="text-indent:9pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"><span> </span></span></p>
<p class="subjudul" style="line-height:150%;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Kerjasama Ayah dan Ibu</span></strong></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;">Tentu saja, anak akan lebih mudah memahami dan mengamalkan hukum jika dia melihat contoh real pada orangtuanya. Orangtua adalah guru dan orang terdekat bagi si anak yang harus menjadi panutan. Karenanya, orangtua dituntut untuk bekerja keras untuk memberikan contoh dalam memelihara ketaatan serta ketekunan dalam beribadah dan beramal salih. Insya Allah, dengan begitu, anak akan mudah diingatkan secara sukarela. </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;">Keberhasilan mengajari anak dalam sebuah keluarga memerlukan kerjasama yang kompak antara ayah dan ibu. Jika ayah dan ibu masing-masing mempunyai target dan cara yang berbeda dalam mendidik anak, tentu anak akan bingung, bahkan mungkin akan memanfaatkan orangtua menjadi kambing hitam dalam kesalahan yang dilakukannya. Ambil contoh, anak yang mencari-cari alasan agar tidak shalat. Ayahnya memaksanya agar shalat, sementara ibunya malah membelanya. Dalam kondisi demikian, jangan salahkan anak jika dia mengatakan, “Kata ibu boleh <em>nggak </em>shalat kalau lagi sakit. Sekarang aku <em>kan </em>lagi batuk, <em>nih</em>…” </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></p>
<p class="subjudul" style="line-height:150%;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Peran Lingkungan, Keluarga, dan Masyarakat</span></strong></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;">Pendidikan yang diberikan oleh orangtua kepada anak belumlah cukup untuk mengantarkan si anak menjadi manusia yang berkepribadian Islam. Anak juga membutuhkan sosialisasi dengan lingkungan tempat dia beraktivitas, baik di sekolah, sekitar rumah, maupun masyarakat secara luas.</span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;">Di sisi inilah, lingkungan dan masyarakat memiliki peran penting dalam pendidikan anak. Masyarakat yang menganut nilai-nilai, aturan, dan pemikiran Islam, seperti yang dianut juga oleh sebuah keluarga Muslim, akan mampu mengantarkan si anak menjadi seorang Muslim sejati. </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;"> </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;color:#000000;">Potret masyarakat sekarang yang sangat dipengaruhi oleh nilai dan pemikiran materialisme, sekularisme, permisivisme, hedonisme, dan liberalisme merupakan tantangan besar bagi keluarga Muslim. Hal ini yang menjadikan si anak hidup dalam sebuah lingkungan yang membuatnya berada dalam posisi dilematis. Di satu sisi dia mendapatkan pengajaran Islam dari keluarga, namun di sisi lain anak bergaul dalam lingkungan yang sarat dengan nilai yang bertentangan dengan Islam. </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-family:&quot;">Tarik-menarik pengaruh lingkungan dan keluarga akan mempengaruhi sosok pribadi anak. Untuk mengatasi persoalan ini, maka dakwah untuk mengubah sistem masyarakat yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam mutlak harus di lakukan. Hanya dengan itu akan muncul generasi Islam yang taat syariah. Insya Allah. <strong></strong></span></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&quot;"> </span></strong></p>
<p class="baru" style="text-indent:0;line-height:150%;text-align:justify;"><strong><span style="font-family:&quot;"> </span></strong></p>
<p class="DUNISspecialjudul" style="line-height:150%;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;letter-spacing:0;font-family:&quot;">Sembilan Tips Mendidik Anak Taat Syariah</span></strong></p>
<p class="Nomerparagraphbiasa" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><em><span style="font-family:&quot;">1.<span> </span>T</span></em></strong><span style="font-family:&quot;">umbuhkan kecintaan pertama dan utama kepada Allah.</span></p>
<p class="Nomerparagraphbiasa" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><em><span style="font-family:&quot;">2.<span> </span>A</span></em></strong><span style="font-family:&quot;">jak anak Anda mengidolakan pribadi Rasulullah.</span></p>
<p class="Nomerparagraphbiasa" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><em><span style="font-family:&quot;">3.<span> </span>A</span></em></strong><span style="font-family:&quot;">jak anak Anda terbiasa menghapal, membaca, dan memahami al-Quran.</span></p>
<p class="Nomerparagraphbiasa" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><em><span style="font-family:&quot;">4.<span> </span>T</span></em></strong><span style="font-family:&quot;">anamkan kebiasaan beramal untuk meraih surga dan kasih sayang Allah.</span></p>
<p class="Nomerparagraphbiasa" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><em><span style="font-family:&quot;">5.<span> </span>S</span></em></strong><span style="font-family:&quot;">iapkan <em>reward </em>(penghargaan) dan sanksi yang mendidik untuk amal baik dan amal buruknya.</span></p>
<p class="Nomerparagraphbiasa" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><em><span style="font-family:&quot;">6.<span> </span>Y</span></em></strong><span style="font-family:&quot;">ang terpenting, Anda menjadi teladan dalam beribadah dan beramal salih.</span></p>
<p class="Nomerparagraphbiasa" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><em><span style="font-family:&quot;">7.<span> </span>A</span></em></strong><span style="font-family:&quot;">jarkan secara bertahap hukum-hukum syariah sebelum usia balig.</span></p>
<p class="Nomerparagraphbiasa" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><em><span style="font-family:&quot;">8.<span> </span>R</span></em></strong><span style="font-family:&quot;">amaikan rumah, mushola, dan masjid di lingkungan Anda dengan kajian Islam, dimana Anda dan anak Anda berperan aktif.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em><span style="font-family:&quot;">9.<span> </span>A</span></em></strong><span style="font-family:&quot;">jarkan anak bertanggung jawab terhadap kewajiban-kewajiban untuk dirinya, keluarganya, lingkungannya, dan dakwah Islam.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alasyjaaripb.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alasyjaaripb.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alasyjaaripb.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alasyjaaripb.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alasyjaaripb.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alasyjaaripb.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alasyjaaripb.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alasyjaaripb.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alasyjaaripb.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alasyjaaripb.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alasyjaaripb.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alasyjaaripb.wordpress.com/328/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alasyjaaripb.wordpress.com/328/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alasyjaaripb.wordpress.com/328/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alasyjaaripb.wordpress.com&amp;blog=3280473&amp;post=328&amp;subd=alasyjaaripb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/11/22/mendidik-anak-taat-syariah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d6f466c5c8ca73de0b5a87ef1f522537?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">al asyjaar ipb</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2008/10/anak-anak-pejuang-khilafah1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mengatasi Krisis Keuangan Rumah Tangga</title>
		<link>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/11/22/mengatasi-krisis-keuangan-rumah-tangga/</link>
		<comments>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/11/22/mengatasi-krisis-keuangan-rumah-tangga/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 03:41:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alasyjaaripb</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muslimah]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[krisis]]></category>
		<category><![CDATA[rumah tangga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alasyjaaripb.wordpress.com/?p=326</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini banyak ibu-ibu rumah tangga pusing. Bayangkan saja, hampir semua harga sembako naik akibat harga BBM yang melonjak pesat. Pekerjaan dengan pendapatan memadai sulit didapat. Banyak Industri dalam negeri gulung tikar. Akhirnya tidak sedikit para bapak yang di-PHK. Krisi keuangan keluarga pun terjadi di mana-mana; membawa suasana yang memprihatinkan bagi mayoritas keluarga Indonesia. Secara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alasyjaaripb.wordpress.com&amp;blog=3280473&amp;post=326&amp;subd=alasyjaaripb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><img class="alignleft" style="margin-top:6px;float:left;margin-bottom:6px;" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2008/11/keluarga.jpg" alt="" width="127" height="84" />Saat ini banyak ibu-ibu rumah tangga pusing. Bayangkan saja, hampir semua harga sembako naik akibat harga BBM yang melonjak pesat. Pekerjaan dengan pendapatan memadai sulit didapat. Banyak Industri dalam negeri gulung tikar. Akhirnya tidak sedikit para bapak yang di-PHK. Krisi keuangan keluarga pun terjadi di mana-mana; membawa suasana yang memprihatinkan bagi mayoritas keluarga Indonesia. <span id="more-326"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Secara umum, krisis ekonomi Indonesia menjadi pangkal persoalan utama krisis keuangan keluarga. Pemerintah RI menetapkan batasan keluarga miskin adalah mereka yang berpendapatan di bawah Rp 175 ribu/bulan, yang setelah mendapat kecaman dari masyarakat, kemudian dirinci lagi menjadi Rp 175 ribu/anggota keluarga. Jika batasan ini dipakai, maka dengan Rp 700 ribu, sebuah keluarga kecil (ayah, ibu dan dua anak) harus mencurahkan energi otaknya untuk mengatur keuangan agar dapat bertahan hidup hingga satu bulan. Itu pun jika anak-anaknya masih balita dan belum memerlukan biaya sekolah. Sebab, <span> </span>untuk bersekolah saat ini butuh uang banyak; ada uang pangkal, SPP, uang transport, buku, seragam, dll. Belum lagi kebutuhan rumah tangga rutin seperti listrik, air, pakaian, sewa rumah, minyak tanah, dll.<span> </span>Pekerjaan dengan pendapatan minimal Rp 700 ribu/bulan saat ini bukan hal yang mudah didapat. </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Sangat jarang. Saat ini saja, menurut data, paling sedikit 23 juta orang menganggur!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Penulis mencoba menelusuri jalan-jalan di sebuah desa, mengamati apa yang bisa dilakukan seorang ibu dengan hanya beberapa lembar seribu rupiah dalam genggaman. Sekiranya beras masih terbeli, itu adalah hal yang sangat disyukuri. Kurang dari itu di desa masih ada gaplek dan tiwul (bahan olahan singkong). Jika tak ada uang sama sekali untuk membeli lauk, setidaknya masih banyak dedaunan yang bisa diolah menjadi hidangan yang lumayan. Di pedesaan masih banyak ditemui daun-daun singkong, umbi-umbian, bayam liar, daun pepaya, talas dan batangnya yang muda, kelapa dll. Masih gratis untuk dipetik di tepi-tepi dusun. Jika beruntung, di selokan yang jernih banyak ikan-ikan kecil dengan kandungan kalsium dan protein tinggi. Masih banyak mataair jernih bebas polusi. Sebuah desa yang patut disyukuri. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Namun, apakah semua masyarakat Indonesia tinggal di desa yang subur? Tentu tidak. Masih banyak yang tinggal di daerah pegunungan kapur yang tandus, desa-desa di tepi pantai, daerah berawa, dan bahkan dik kota-kota besar. Rasanya tidak semua keluarga bisa berharap dari kemurahan alam. Nelayan tak bisa melaut karena solar sudah menjadi barang langka. Tak melaut berarti dapur tak <em>ngebul</em>. Di daerah perkotaan, tidak ada dedaunan yang bisa dimakan. Di daerah pegunungan tandus, setetes air pun menjadi barang berharga. Wajar jika busung lapar merajalela, dan kematian akibat kelaparan semakin membayang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Seorang ibu mengeluhkan kondisi keuangan rumah tangganya. Pendapatan suaminya tidak cukup untuk keluarga dengan empat anak. Jangankan menyekolahkan anak ke sekolah yang memadai (apalagi yang berkualitas), makan sehari-hari pun rasanya kurang. Susu bagi balita sudah tak sanggup lagi terbeli. Baginya, kualitas gizi apalagi pendidikan sudah tidak terpikirkan lagi. Lantas bagaimana solusinya? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Berhitung Lebih Cermat</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Krisis keuangan akhirnya mengharuskan para<span> </span>ibu rumah tangga perlu memiliki kemampuan berhitung lebih cermat. Bekerja di luar rumah sering bukanlah solusi yang tepat, apalagi jika memiliki anak balita. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Islam menetapkan tanggung jawab utama wanita yang telah berumah tangga adalah sebagai ibu dan pengatur rumah tangga. Perawatan, pengasuhan, pendidikan anak usia dini adalah hal yang dikorbankan ketika ibu keluar rumah untuk bekerja. Belum lagi urusan pengaturan rumah tangga yang masih menjadi tanggung jawabnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Untuk itu, hal yang pertama kali dilakukan ketika krisis keuangan melanda rumah tangga adalah menetapkan kebutuhan-kebutuhan yang menjadi prioritas. Beberapa langkah berikut bisa dilakukan para ibu:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.5pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 13.5pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Merinci anggaran untuk kebutuhan pokok sehari-hari seperti beras, lauk pauk, bahan bakar, listrik, air, dll; kemudian memisahkannya. Meskipun sedikit, upayakan untuk menabung. Paling tidak, untuk keperluan yang tidak terduga.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.5pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 13.5pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="FI">Menghilangkan kebiasaan jajan pada anak-anak. Kebanyakan jajanan sekarang gizinya rendah. Ibu harus membiasakan anak dengan makanan-makanan yang bergizi tinggi. Dengan asupan gizi yang baik, kondisi keluarga akan lebih sehat, tidak mudah sakit, kuat berpikir, dan mampu beraktivitas dengan baik. Misalnya, dengan uang Rp 500 rupiah, lebih baik anak dibelikan pisang dari pada snack jajanan anak-anak. </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Makanan alami lebih sehat daripada makanan instant olahan pabrik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.5pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 13.5pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Perlu terampil mengolah menu hidangan yang sehat. Keahlian mengolah makanan sangat penting dipelajari oleh ibu (dan calon ibu).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.5pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 13.5pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Memilih tempat berbelanja yang murah untuk menekan anggarannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-9pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt 9pt;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-9pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt 9pt;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Jika Terpaksa Bekerja</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Jika ibu terpaksa bekerja, hal utama yang harus dipikirkan adalah tidak meninggalkan atau mengabaikan tanggung jawab utamanya sebagai ibu dan pengatur rumah tangga. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Sering kita berpikir bahwa bekerja hanyalah di perkantoran, pertokoan, atau pabrik-pabrik. Padahal inti untuk mengatasi keuangan keluarga hanyalah mendapatkan tambahan pendapatan. Banyak upaya yang bisa dilakukan seorang ibu untuk memiliki tambahan pendapatan, sekiranya usaha suami sudah sampai pada batas maksimal. Penulis mengamati seorang ibu rumah tangga yang memiliki prinsip “Tidak perlu bekerja di luar rumah, tetapi memiliki tambahan pendapatan.” Dengan keahlian memasak, selain bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga, ia<span> </span>pun menjualnya kepada tetangga atau warung-warung. Dengan keahlian menjahit, ia bisa menjahit pesanan baju tetangga dan kawan-kawannya di sela-sela waktu luangnya tanpa keluar rumah. Ada juga ibu rumah tangga yang pandai berdagang. Sambil mengunjungi tetangga, kerabat, atau komunikasi via telpon, ia aktif menawarkan dagangannya. </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Cukup banyak aktivitas menambah pendapatan keluarga yang bisa dilakukan di rumah, tanpa meninggalkan keluarga. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Ada satu hal yang penulis lihat sangat menarik, yakni seorang ibu yang ingin menambah pendapatan namun juga tetap ingin menangani secara langsung pendidikan usia dini bagi balitanya. Dalam kondisi krisis keuangan ia pun menawarkan kemampuannya untuk juga mengasuh sekaligus mendidik anak dini usia kepada rekan-rekannya, kerabatnya, tetangganya, yang juga memiliki anak-anak balita. Mereka pun menitipkan balitanya untuk bermain dan belajar dengan arahan yang islami, tentunya dengan imbalan. Walhasil, para ibu dapat belajar PADU (Pendidikan Anak Dini Usia) yang islami, anak-anak balita terbina dengan baik, dan sang ibu yang mengalami tadinya krisis keuangan, kini memiliki tambahan pendapatan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Kisah-kisah para ibu dalam mengatasi keuangan keluarga ini tidaklah untuk mengarahkan para ibu untuk bekerja. Ini hanya sebagai satu alternatif<span> </span>membantu suami untuk mengatasi persoalan keuangan rumah tangga. Bagaimanapun hukum bekerja bagi para ibu adalah mubah (boleh). Kewajiban menafkahi keluarga tetap ada pada suami/kaum laki-laki. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Kerjasama Suami-Istri </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Beratnya krisis keuangan yang dihadapi keluarga akan terasa lebih ringan bila dipikul bersama oleh suami dan istri sebagai dua orang sahabat. Di sinilah pentingnya kerjasama, komunikasi, dan saling mendukung saat persoalan-persoalan mendera.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Istri yang tidak mengkomunikasikan kesulitannya dalam mengasuh anak, mengatur rumah tangga, dan mengelola keuangannya di saat krisis hanyalah memendam persoalan yang akan mencuat menjadi konflik dalam rumah tangganya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Suami yang biasanya tidak terlalu tahu lonjakan harga-harga barang kebutuhan pokok, sulitnya mencari minyak tanah, tiba-tiba terkejut saat belum akhir bulan, uang belanja istri sudah habis. Bukan tak mungkin suami mengira, istrilah yang tidak bisa berhemat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Dalam sebuah kasus, ada istri yang terpaksa bekerja membantu mencari nafkah, ia harus membanting tulang sejak pagi hingga menjelang petang. Belum lagi urusan rumah tangga sepenuhnya masih ditanganinya; menyiapkan sarapan sejak sebelum subuh, memandikan anak balita, menyiapkan keperluan anak yang sudah sekolah, menyiapkan keperluan suami dan dirinya sendiri. Ketika pulang kerja kerja dalam keadaan penat, anak-anak<span> </span>belum terurus, makan malam belum disiapkan, rumah masih berantakan, piring kotor berserakan, dan sang istri harus menyelesaikannya semuanya. Menjelang tengah malam barulah ia sempat membaringkan badan. Luar biasa lelah!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Sayang sekali, sang istri sering tidak mampu mengkomunikasikan kesulitannya dalam menangani rumah tangga, dan sang suami terbiasa memandangnya sebagai seorang <em>super woman</em>. Padahal persoalan-persoalan yang meruak dalam rumah tangga sebagian besar hanyalah karena tidak terjadi kerjasama dan komunikasi yang baik antar suami-istri dalam menghadapi krisis. Jika demikian, saling pengertian tidak bisa ditumbuhkan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Rumah tangga yang dibangun bersama akan berjalan baik jika masing-masing merasa memiliki. Istri akan rela membantu suami mengatasi krisis keuangan, karena bukankah suami dan anak-anaknya adalah bagian dari rumah tangganya juga. Suami ikhlas membantu saat istri penat mengurus rumah tangga dan anak-anaknya, karena bukankah mereka adalah orang-orang yang berada di bawah pengayoman dan perlindungannya. Komunikasi dan kerjasama antar keduanya selayaknya lebih baik dari dua orang yang bersahabat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Rasulullah saw. bersabda: <em>“Sesungguhnya perempuan adalah saudara laki-laki. “</em><strong> (HR Abu Dawud dan an-Nasa’i).</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Tetap Istiqamah Mengemban Dakwah</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Sering krisis keuangan dalam rumah tangga menjadi alasan untuk meninggalkan kewajiban mengemban dakwah. </span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Tidak hanya para ibu, tetapi juga para bapak. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">“Nanti sajalah, saya akan aktif kembali berdakwah kalau masalah keuangan beres,” demikian alasan yang sering dilontarkan. Padahal tak ada yang tahu, kapan masalah keuangan akan selesai. Sungguh tepat, bahwa hal yang mampu melepaskan diri dari berbagai krisis hanyalah tetap teguh mengemban dakwah. Seorang kawan menyampaikan nasihat, “Dalam keadaan sesulit apapun, tetaplah berjuang mengemban dakwah Islam. Para sahabat Nabi saw. dalam keadaan teraniaya, tersiksa, menderita lemah dan lapar, mereka tetap teguh dan semakin bergelora untuk memperjuangkan kemuliaan Islam. Sebab, <span> </span>mereka yakin, pertolongan Allah sangat dekat pada hamba-hamba-Nya yang menolong agama-Nya.” </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Keteguhan pasangan suami istri untuk tetap menolong agama Allah, dalam kondisi krisis keuangan akan membantu mengokohkan iman, melapangkan hati, melahirkan keikhlasan dan menguatkan tawakal. Krisis ekonomi rumah tangganya justru membuat dirinya semakin dekat dengan Allah. Alangkah berharga nilai keimanan di saat krisis. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Dalam keadaan hati yang ikhlas dan lapang, berbagai ide kreatif untuk menyelesaikan masalah, insya Allah, akan mudah digulirkan. Bandingkan dengan hati yang terbebani dan perasaan yang selalu merasa menderita. Perasaan semacam ini hanya akan membuat pikiran terasa sempit, akal tak lagi bisa berpikir jernih, apalagi bertindak produktif. <strong>[<em>Lathifah Musa</em>]</strong></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alasyjaaripb.wordpress.com/326/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alasyjaaripb.wordpress.com/326/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alasyjaaripb.wordpress.com/326/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alasyjaaripb.wordpress.com/326/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alasyjaaripb.wordpress.com/326/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alasyjaaripb.wordpress.com/326/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alasyjaaripb.wordpress.com/326/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alasyjaaripb.wordpress.com/326/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alasyjaaripb.wordpress.com/326/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alasyjaaripb.wordpress.com/326/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alasyjaaripb.wordpress.com/326/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alasyjaaripb.wordpress.com/326/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alasyjaaripb.wordpress.com/326/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alasyjaaripb.wordpress.com/326/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alasyjaaripb.wordpress.com&amp;blog=3280473&amp;post=326&amp;subd=alasyjaaripb&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alasyjaaripb.wordpress.com/2008/11/22/mengatasi-krisis-keuangan-rumah-tangga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d6f466c5c8ca73de0b5a87ef1f522537?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">al asyjaar ipb</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2008/11/keluarga.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
