Seorang profesor Universitas Birmingham menjadi pembicara pada sebuah debat terbuka di Birmingham. Profesor Sosiologi John Holmwood menjadi salah satu pembicara pada sebuah debat yang mengambil tema sekularisme. Debat ini digelar oleh kelompok Islam Hizbut Tahrir sebagai salah satu rangkaian kampanye “Stand for Islam“. Di dalam websitenya, gerakan ini menyerukan pada penegakkan Khilafah Islamiyyah. Baca entri selengkapnya »
Arsip untuk Juni 19th, 2008
Profesor Birmingham menjadi Pembicara pada Acara Debat HTB, Komunitas Yahudi Geram
Ditulis oleh alasyjaaripb di/pada 19 Juni 2008
Ditulis dalam Luar Negeri | Leave a Comment »
PLURALISME : Agama Global dan Kesatuan Transenden
Ditulis oleh alasyjaaripb di/pada 19 Juni 2008
Pluralisme didefinisikan sebagai paham yang mengakui adanya pemikiran beragam –agama, kebudayaan, peradaban, dan lain-lain. Kadang-kadang pluralisme juga diartikan sebagai paham yang menyatakan, bahwa kekuasaan negara harus diserahkan kepada beberapa golongan (kelompok), dan tidak boleh dimonopoli hanya oleh satu golongan. Merujuk pada definisi kedua ini, Ernest Gellner menyebut model masyarakat yang menjunjung tinggi hukum dan hak-hak individu sebagai masyarakat sipil (civil society). Gellner juga menyatakan bahwa civil society merupakan ide yang menggambarkan suatu masyarakat yang terdiri dari lembaga-lembaga otonom yang mampu mengimbangi kekuasaan negara. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Analisis | Leave a Comment »
Kekuatan Asing Di Balik Kelompok Pro Ahmadiyah?
Ditulis oleh alasyjaaripb di/pada 19 Juni 2008
Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri telah dikeluarkan. Banyak pihak yang tidak puas. Pada satu sisi, para pendukung Ahmadiyah merasa SKB telah membatasi hak warga Ahmadiyah. Pada sisi lain, mayoritas umat Islam melihat SKB belum menyelesaikan masalah. Karenanya, tuntutan pembubaran Ahmadiyah pun tetap bergema dimana-mana.
Kekuatan Asing Bermain
Hal yang penting untuk dicatat adalah adanya sinyalemen bahwa para pendukung Ahmadiyah didukung oleh negara asing. Tidak tanggung-tanggung, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid menengarai adanya agenda asing dalam aksi kekeraan di Monas. Alasannya, ada kedutaan besar (kedubes) asing yang turut berkomentar dalam insiden Monas (ANTV, 9/6/08).
Pengamat intelijen, Soeripto, juga mengatakan, “Ada usaha untuk membuat citra kekerasan pada umat Islam atau violent behavior. Citra (image) itulah yang kini sedang dimunculkan. Usaha-usaha seperti ini tidak tertutup kemungkinan dilakukan oleh intelijen asing.” (Hidayatullah.com, 6/6/2008). Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Al Islam | Leave a Comment »

















